Wisata Ziarah Menara Kudus dan Makam Sunan Kudus

Soto Kudus,Lentog Tanjung,Garang Asem,Sate Kerbau,Pindang Kerbau,Opor Bakar Sunggingan,Sambal Jeruk Pamelo,Sambal Cengkeh,jenang kudus,kopijetak,wedangpejuh,wedangalang,kudus

0
4060

Objek Wisata Menara Kudus dan Makam Sunan Kudus – Sunan Kudus merupakan salah satu penyebar Agama Islam di Tanah Jawa dan termasuk salah satu dari Walisongo yang sudah terkenal di Pulau Jawa. Nama Sunan Kudus diambil dari nama daerah tempat dimana beliau menyebarkan Agama Islam, yaitu Kudus, yang sekarang menjadi nama sebuah Kabupaten di jawa Tengah. Kabupaten Kudus berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Grobogan, Pati, Jepara dan Demak. Masjid Menara Kudus merupakan nama yang sering diucapkan oleh warga masyarakat Kudus, sedangkan nama lainnya adalah Masjid Al Aqsha dan Masjid Manar. Didalam Kompleks Masjid Menara Kudus terdapat 3 bangunan utama yang menarik perhatian masyarakat yaitu masjid itu sendiri, Menara Kudus, serta Makam Sunan Kudus yang sering dikunjungi Peziarah dari berbagai daerah.

Lokasi Masjid Menara Kudus

Masjid Menara Kudus terletak di Desa Kauman Kecamatan Kota Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Dari Alun Alun Kota Kudus, berjarak sekitar 3 km ke arah Barat (Arah Kab Jepara).

Sejarah Berdirinya Menara Kudus

Berdirinya Masjid Menara Kudus sebagai Hari Jadi Kabupaten Kudus. Masjid Menara Kudus tidak lepas dari peran Sunan Kudus sebagai pendiri dan pemrakarsa. Sebagaimana para walisongo yang lainnya, Sunan Kudus memiliki cara yang amat bijaksana dalam dakwahnya. Di antaranya, dia mampu melakukan adaptasi dan pribumisasi ajaran Islam di tengah masyarakat yang telah memiliki budaya mapan dengan mayoritas beragama Hindu dan Buddha. Pencampuran budaya Hindu dan Budha dalam dakwah yang dilakukan Sunan Kudus, salah satunya dapat kita lihat pada masjid Menara Kudus ini. Masjid ini didirikan pada tahun 956 H atau 1549 M. Hal ini dapat diketahui dari inskripsi (prasasti) pada batu yang lebarnya 30 cm dan panjang 46 cm yang terletak pada mihrab masjid yang ditulis dalam bahasa Arab.

Sebenarnya, banyak orang salah paham dengan Menara Kudus. Masyarakat berpikir bahwa menara kudus dibangun bersama dengan Masjid Menara Kudus, padahal tidak. Menara Kudus sudah ada dari zaman Hindu-Buddha, dan umurnya jauh lebih tua dari Masjid Menara Kudus. Kini, kejayaan dan kemakmuran Kota Kudus karena perdagangan, terulang lagi karena Industri, dan posisi Kudus yang strategis sebagai lalu lintas perdagangan Jawa.Terletak di jalur Pantura, atau AH2 (Asian Highway 2) membuat Kota Kudus ramai, dan maju.

Makam Sunan KudusRelated image

Pada bagian belakang mesjid, terdapat makam Sunan Kudus, salah seorang Wali Songo yang menyebarkan Agama Islam di Jawa. Pada area yang sama, juga terdapat makam murid-murid beliau serta para pangeran serta kerabat beliau lainnya.

Mitos Seputar Masjid Menara Kudus

Salah satu Objek Tempat Wisata yang menarik disini adalah Menara Kudus yang memiliki bentuk arsitektur yang sangat unik. Namun dibalik keindahannya, Masjid Menara kudus menyimpan misteri yang cukup menarik. Menurut penuturan warga setempat, ada semacam mitos yang berkembang disini, yaitu apabila ada pejabat yang tidak jujur yang melewati lorong gapura Masjid Menara Kudus, maka pejabat tersebut dapat kehilangan jabatannya, apalagi pejabat tersebut masih mengenakan pakaian dinas. Cerita ini berawal dari kesaktian Sunan Kudus dan ketidaksukaannya pada pejabat kerajaan yang tidak jujur, sehingga waktu itu pejabat yang tidak jujur dapat disingkirkan dan rakyat dapat hidup dengan makmur. Namun kepercayaan ini terus dipercayai sampai sekarang, Sehingga apabila ada seorang pejabat yang kebetulan ingin sholat di Masjid Menara Kudus, maka biasanya beliau ganti pakaian dulu dan untuk masuknya tidak lewat depan namun lewat belakang Masjid.

Agenda Masjid Menara Kudus

Tradisi Buka Luwur

    • Image result for buka luwur MAKAM SUNAN KUDUSBuka luwur merupakan salah satu acara adat yang unik, kata luwur sendiri berarti makam. Kegiatan dalam Buka luwur adalah menggantikan kain klambu penutup makam yang dilakukan setahun sekali. Dalam acara Buka Luwur ini terdapat acara pembagian nasi dan kain bekas tutup makam yang lama. Bagi masyarakat yang bisa mendapatkan nasi serta kain tersebut percaya bahwa akan dapat keberuntungan.

 

  • Kegiatan ini dilakukan setiap tanggal 10 Suro di Sunan Kudus dan setiap tanggal 16 Suro untuk Sunan Muria.

2. Tradisi DandanganImage result for tradisi Dandangan kudus

  • Sebuah proses jual beli terbesar dan terlama di kota Kudus. Ini adalah sebuah tradisi untuk menyambut datangnya bulan ramadhan / Bulan Puasa yang dilakukan di area antara simpang 7 Kudus hingga Menara Kudus.
  • Bagi anda yang datang ke Kudus saat menjelang puasa, tidak ada salahnya untuk menengok di jalan tersebut (dijamin tidak akan rugi)

 Kuliner

  • Soto KudusImage result for soto kudus
  • Garang Asem
  • Sate Kerbau Kudus
  • Pindang Kerbau
  • Opor Bakar Sunggingan
  • Sambal Jeruk Pamelo
  • Sambal Cengkeh

 Minuman

Kabupaten Kudus mempunyai beberapa minuman khas, di antaranya:

  • Kopi JetakImage result for kopi jetak
  • Wedang Alang-Alang Kudus

Minuman ini merupakan minuman berasal dari alang-alang yang di keringkan kemudian dijadikan wedhang, Wedang Alang-Alang terdapat di daerah Kaliwungu

  • Wedang Pejuh

Nama Pejuh adalah berasal dari singkatan bahan-bahannya yaitu Jeruk “P“am”e“lo, “J“ahe, Sus”u” Kental Manis Putih, Sere”h“. Caranya: Rebus air, lalu masukan jahe yang sudah di geprek dan masukan sereh yang di geprek, lalu setelah mendidih tuang kegelas, masukan susu kental manis yang putih, kemudian masukan bulir-bulir Jeruk Pamelo.

Oleh-Oleh

Kabupaten Kudus mempunyai beberapa Oleh-oleh khas, di antaranya:

  • Jenang KudusImage result for JENANG KUDUS
  • Kacang Bawang
  • Jambu Bol
  • Duku Sumber
  • Bordir Kudus
  • Batik Kudus

LEAVE A REPLY